rumit itu kamu

selamat siang menjelang sore
selamat kamis menjelang jumat
entah kenapa sepertinya corat coret ini lumayan sering muncul di penghujung minggu

di tengah suasana panas yang ada dimana mana
terbersit beberapa susunan kata yang sangat memungkinkan untuk dijadikan sebuah coretan kembali

sebuah coretan kembali
yaps..
kembali ..
saya rasa memang itulah kata kata yang tepat untuk menggambarkan tulisan ini

sejak tulisan terakhir dikeluarkan
sudah genap empat belas hari ternyata
lama ya ..
bahkan sangat lama sepertinya
:D

berhenti sejenak untuk membuat tulisan itu sama saja seperti memasukkan otak ini ke dalam mesin pendingin
kaku, keras, beku, seperti batu
namun ternyata
keberuntungan masih berpihak pada diri ini
kondisi panas membara yang terjadi dimana mana
ternyata berfungsi untuk mencairkan otak yang telah membeku

selama empat belas hari kebelakang
banyak hal menyenangkan, menegangkan, mencengangkan, memalukan dan mengharukan
bercampur dan mengakar
membuat semuanya menjadi tidak karuan
lebih tidak karuan dibandingkan dengan proses makan bubur dengan cara diaduk
-- semoga paham dengan maksud dari pengandaian ini --

membuat coretan ini menjadi suatu kebiasaan baru yang lumayan untuk me-release endorfin
ada sebuah kesenangan tersendiri yang terjadi dalam diri ini
namun tidak munafik
bahwa dalam setiap pembuatan coretan ini banyak sekali halang rintangnya
mulai dari diri sendiri, orang terdekat, kondisi alam bawah sadar hingga kondisi lingkungan sekitar dan banyak hal lainnya di luar yang telah disebutkan tadi dan di luar dari sekitar

membuat sebuah tulisan itu bukanlah seperti halnya membuat mie instan yang "currrr" jadi
penggalan kata demi kata yang terbersit di alam pikiran berseliweran silih berganti
ini dan itu
itu dan ini
atau bahkan selain ini dan itu
mereka menuntut untuk dibuat sebuah kalimat hingga nantinya tersusun menjadi sebuah baris dan kemudian semakin banyak dan menjadi sebuah paragraf
tidak jarang, "traffic" kata yang terjadi di alam pikiran membludak meminta untuk dituangkan
tetapi tidak jarang pula organ tubuh yang lainnya tidak dapat menunjang keinginan besar yang terjadi di alam pikiran tersebut
tidak jarang kondisi yang seperti ini sampai terbawa ke dalam alam bawah sadar

keinginan untuk membuat sebuah coretan tidak jarang digerakkan oleh keinginan dari lingkungan sekitar
tidak jarang "dia" datang saat sedang dalam perjalanan
tidak jarang "dia" datang saat sedang dalam pelarian
dan tidak jarang pula "dia" saat sedang dalam diam
diam melihat sekitar
diam mengamati sekitar
diam memahami sekitar
diam menjadi bagian dari sekitar

kamu juga terkadang menjadi bagian dari sesuatu yang menggerakkan untuk terciptalah sebuah coretan
kamu sebagai dia
kamu sebagai mereka
kamu sebagai kita
kamu sebagai kamu

dengan diammu
dengan celotehmu
dengan gayamu
dengan segalanya tentang kamu
"traffic" itu bisa juga terjadi dan amat sangat rumit
sehingga dari yang seharusnya ada menjadi .... sudahlah lebih baik tidak ada ....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gamang-gamang berhadiah

celoteh hari ke-dua puluh

apa kabar ~~~