Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

sadar dalam pencarian

masih di hari selasa namun dengan waktu penulisan yang berbeda dengan sebelumnya saat ini matahari sudah berada cukup tinggi dan sudah hendak tergelincir untuk kembali ke peraduan hari kedua puluh tujuh dengan status tanpa pekerjaan formal dalam kesehariannya ya begitu begitu saja kegiatan normatif pagi hari yang kemudian selesai di jam 7 pagi dilanjutkan dengan kegiatan entah apa namanya, bahkan jenis kegiatannya saja terkadang dan lebih sering tidak jelas di waktu sore saat senja mulai manja untuk kembali pulang, kembali dengan kegiatan normatif saat bintang dan kawan malamnya mulai merayap, kembali pada kegiatan entah apa namanya terkadang diselingi dengan bercakap cakap, ada canda tawa ala kadarnya atau kegiatan lainnya bergulir begitu di kesehariannya hingga hari ke dua puluh tujuh ini namun memang terkadang ada hari dimana kegiatan lanjutan setelah jam 7 pagi itu dilewati dengan berjalan sekeliling wilayah perbatasan hanya untuk melepas dahaga akan dunia luar atau ya s...

cerita kemarin

selasa pagi dan masih cukup pagi dari jam biasanya untuk menulis masih di sudut kota industri wilayah jawa bagian barat setelah absen kurang lebih dua hari akhirnya saya kembali kembali untuk bercerita pada lembaran putih ini *) ketika kita buat postingan untuk blog, yang ada hanya lembar putih ya even setelah di posting sudah tidak lagi putih misi pengalihan dan penyaluran energi kembali dimulai sedikit cerita saja bahwa ketika saya memutuskan untuk menggunakan media ini, saya cuma berharap bisa agak lowong yang ada dipikiran ini sehingga fresh air bisa mengisi ruang yang seharusnya sehingga kehidupan bisa 'agak normal' namun nyatanya . . . . . itu hanya mengosongkan hanya sekitar 5% dari 95% which means . . . . . saya harus mencari cara lain untuk bisa melanjutkan kehidupan akhir-akhir ini saya sering sekali membaca beberapa ulasan mengenai kepribadian manusia ada yang introvert dan juga extrovert sudah amat sangat wajar ketika kita membaca sesuatu dan kemudi...

cerita perjalanan

Gambar
jumat pagi menuju siang, sedang berada di salah satu transportasi yang menjadi pilihan kaum urban di ibukota akhirnya tulisan ini saya buat selain di salah satu sudut kota industri di belahan jawa bagian barat terbersit rasa senang tapi tidak sih, mungkin ini hanya euforia sesaat perjalanan ini semacam throwback pada kebiasaan beberapa tahun kebelakang perjalanan menggunakan transportasi massal yang jadi primadona masyarakat penyangga ibukota perjalanan yang pada masanya dimulai dengan semangat membara namun tidak lama kemudian semangat tersebut pun lenyap seketika dilalap oleh keganasan para pengguna transportasi tersebut pada masanya itu seperti sebuah perjalanan yang mau tidak mau harus dijalani kalau tidak dijalani ya tidak akan kehidupan di hari esok tidak ada petualangan menyenangkan di hari esok saya pernah membaca beberapa tulisan orang mereka menyatakan bahwa hidup adalah sebuah perjalanan saya pun mengamini hal tersebut saya pun kembali mengingat akan satu mom...

maya dan nyata : hiruk pikuk dunia ini

waktu menunjukkan kondisi siang menuju sore, masih di sudut kota industri belahan jawa barat, di tahun 2019, di hari kamis tanggal pertengahan bulan yang membuat para pekerja berharap hari cepat berlalu agar secercah harapan hidup menghampiri yang tentunya bertujuan untuk melanjutkan kehidupan 2019, amat sangat tidak terasa ya waktu sangat cepat berlalu cepat sekali pernah merasakan tidak sih, satu kejadian yang dulu hanya ada di pelajaran sekolah kita kemudian ternyata itu sudah menjadi kejadian di hari ini ini sih pernah banget ya saya rasain kasusnya adalah mengenai "bonus demografi" pada waktu saya masih menjadi mahasiswa, kata kata itu pernah dilontarkan kepada kami bahwa beberapa tahun kedepan akan terjadilah masa yang dinamakan sebagai "bonus demografi" dannnnn . . . . . baru beberapa hari yang lalu saya mendengar salah satu news anchor menyampaikan bahwa saat ini negeri kita sedang dalam masa "bonus demografi" bla bla blaaaaa... (kurang...

janji untuk menulis

kamis siang, di salah satu sudut kota industri belahan jawa sebelah barat semenjak kemunculan kembali tulisan di platform ini terbersit secercah keinginan untuk berpegang teguh terus menulis dan membuat tulisan apapun jenis tulisannya sih tapi ternyata eh ternyata secercah keinginan saja ternyata tidak berguna untuk terus konsisten dengan keinginan tersebut ah sudahlah keinginan hanya sebatas keinginan saja kemudian saya pun berpikir ya sudahlah mau tulisan saya setiap hari ada ataupun tidak ya bukan masalah yang besar toh media ini hanya sebagai selintasan untuk teman mengungkapkan apa yang sedang dirasakan saja dan toh tidak ada yang menunggu juga yang penting saya tetap berjanji pada diri saya sendiri untuk terus menulis apapun bagaimana kondisinya setelah berpikir sepert itu sambil disandingi dengan tayangan video obrolan orang yang cukup menghibur (menurut saya, red) saya mulai berpikir, apa ya yang akan saya tuangkan pada tulisan di siang hari ini kegundahan apa...

gundah menjadi tulisan

jumat, salah satu sudut kota industri, pagi menjelang siang sudah genap menginjak hari ke-enam belas kegiatan rutinitas yang biasa dilakukan menjadi berubah kurang lebih 180 derajat sudah genap enam belas hari pula, terjadi ketidakseimbangan antara otak, perasaan dan output akhir sebagian dari kita mungkin akan menganggap baru juga enam belas hari, belum berganti bulan atau bahkan tahun jadi santai saja asal kawan kawan tahu saja, ketika kita sebagai pelaku enam belas hari saja sudah berasa seperti bulanan bahkan tahunan siklus kehidupan manusia itu luar biasa luar biasa dapat memutarbalikkan apapun dan sebagai manusia yang menjalani siklus tersebut hendaknya kita harus terus dapat mengimbanginya entah dengan cara bagaimana sehingga kita tetap dapat hidup dan melanjutkan kehidupan di suatu ketika, saya mendengar bahwa setiap perempuan di kesehariannya harus mengeluarkan 2500 atau 25000 kata ya per hari entah benar atau tidak, namun saya hanya merasa itulah se...