gundah menjadi tulisan

jumat, salah satu sudut kota industri, pagi menjelang siang

sudah genap menginjak hari ke-enam belas kegiatan rutinitas yang biasa dilakukan menjadi berubah kurang lebih 180 derajat

sudah genap enam belas hari pula, terjadi ketidakseimbangan antara otak, perasaan dan output akhir

sebagian dari kita mungkin akan menganggap baru juga enam belas hari, belum berganti bulan atau bahkan tahun jadi santai saja
asal kawan kawan tahu saja, ketika kita sebagai pelaku enam belas hari saja sudah berasa seperti bulanan bahkan tahunan

siklus kehidupan manusia itu luar biasa
luar biasa dapat memutarbalikkan apapun
dan sebagai manusia yang menjalani siklus tersebut hendaknya kita harus terus dapat mengimbanginya entah dengan cara bagaimana sehingga kita tetap dapat hidup dan melanjutkan kehidupan

di suatu ketika, saya mendengar bahwa setiap perempuan di kesehariannya harus mengeluarkan 2500 atau 25000 kata ya per hari
entah benar atau tidak, namun saya hanya merasa itulah sebabnya perempuan itu harus berinteraksi entah bagaimanapun caranya

dengan perubahan rutinitas yang terjadi semenjak enam belas hari kebelakang
ternyata juga mengubah pola kebiasaan untuk mengeluarkan kata kata yang harus dikeluarkan tersebut
kemudian berujunglah kegundahan yang melanda karena saya merasa agak kekurangan interaksi di setiap harinya
banyak hal yang kemudian saya coba untuk melepaskan kegundahan saya semenjak hari pertama
namun ternyata saya hanya merasa ada yang tidak tepat dalam penyalurannya
entah sarana penyalurannya atau konten yang disalurkannya atau bahkan objek penyalurannya
yang terjadi dari hari ke hari adalah kegundahan yang membuncah dan entah apa yang harus dilakukan

ketika berpikir jaman telah berubah dengan semua serba digital
kemudian terbersit pikiran tersebut
namun ternyata masih belum juga merasakan hal tersebut cocok untuk penyaluran kegundahan
dan kemudian tercetuslah untuk membuatnya menjadi sebuah tulisan
yang kemudian -gundah menjadi tulisan-
entah ini akan berhasil atau tidak
namun yang diyakini adalah gundah tersebut harus tersalurkan agar kehidupan mendatang menjadi sebuah kehidupan 'yang kembali normal' walaupun tidak sama dengan yang sebelumnya

Komentar