ketika "dementor" menyapa
halo apa kabar ?
masih di bulan November
sudah menginjak minggu ketiga di bulan ini
masih terasa sama kah hari hari yang dilalui?
atau sudah ada hal hal tidak terduga yang terjadi setiap mengawali hari?
jawaban untuk diri ini : -- masih belum ada perubahan yang signifikan --
(tenangkan diri dan berharap akan ada hal lain di hari esok, jika memang masih ada hari esok)
------------
tepat tiga hari yang lalu
pada pagi hari yang bisa dibilang tidak terlalu pagi
rasanya diri ini seperti bertemu dengan dementor
(jika kalian penikmat karya JK Rowling pasti akan paham)
pagi hari yang seharusnya menjadi pagi yang dipenuhi dengan semangat untuk memulai hari
tapi nyatanya 0 besar
satu kejadian yang merusak keseluruhan hari
dan efek samping kejadian tersebut tidak hanya sampai disitu
ternyata ...
pertemuan dengan dementor di pagi hari ini terbawa hingga sore sampai malam harinya
Damn !!!!!
rasanya hanya sumpah serapah yang mulut ini ingin keluarkan sepanjang hari itu
namun ternyata otak tidak menginginkan kerusakan yang lebih besar di hari itu
sehingga otak hanya memerintahkan mulut ini untuk tetap diam seribu bahasa
namun sayangnya otak tidak berhasil mengendalikan ekspresi muka
-- mendung, gelap, semburat petir berkelebat --
menyeramkan
hanya satu kata yang dapat menggambarkan kondisi pada saat itu hingga keesokan paginya
kecewa, putus asa, tidak bergairah, sulit percaya
beberapa "rasa" negatif yang cukup sering menghantui diri ini beberapa bulan kebelakang
ingin rasanya untuk membuangnya jauh jauh
namun ternyata hal tersebut tidak semudah mengedipkan kelopak mata
dan diperburuk dengan sapaan dementor
DUAAAARRRRRRR ......
kesulitan menghilangkannya sama sulitnya dengan menemukan harapan di hari esok
begitulah ---
di setiap pagi ketika mata ini pertama kali membuka dari tidur lelap semalam
rasanya harapan dan gairah menjalani hari tertinggal dalam mimpi semalam
entah mengapa mereka enggan sekali untuk memeriahkan hari hari diri ini
berkutat dengan hal yang sama dan ternyata "tidak diinginkan" oleh diri ini untuk dijalani, efek samping yang ditimbulkan begitu mengerikan
saat memutuskan untuk membuat sebuah jawaban atas kondisi yang mengharuskan "seperti ini"
diri ini dengan begitu gagah (walaupun tidak terlalu berani) mendoktrin agar tetap baik baik saja dan pastinya akan baik baik saja nantinya
namun kenyataannya, doktrin yang disampaikan pada waktu itu tidak begitu ampuh
apakah karena itu merupakan jawaban tanpa pilihan namun tidak ada waktu lagi untuk mengelak atau bahkan hanya sekedar berpikir
--entahlah--
beberapa pelajaran berharga dari serangkaian peristiwa tersebut adalah :
1. hindari atau jauhi pertemuan dengan hal yang bisa menjadi "dementor" di setiap pagi kalian
2. hindari sikap sok gagah dan berani dalam menjawab situasi yang mungkin tidak menguntungkan kalian entah sesaat setelah jawaban tersebut terlontar dan juga kehidupan setelahnya
3. tanam, pupuk dan pelihara harapan dan gairah yang positif untuk hari esok yang akan dilalui
4. hindari begitu dekat dengan segala "rasa" yang berbau negatif karena sekalinya dekat dengan mereka, kita pasti akan kesulitan untuk melepaskan jeratan dari pesona mereka
5. ketika serangan "dementor" menghampiri, segera kuasai diri dan perintahkan otak untuk tetap bersikap netral dan berusaha untuk tetap menjaga kekerenan diri ini dengan tidak menumpahkan segaala sumpah serapah dimanapun atau kepada siapapun bahkan apapun di sekitar kita
6. cintai diri ini sebagaimana seharusnya diri ini dicintai oleh pemiliknya entah dengan cara apapun
*) semoga hal hal itu bisa diterapkan ketika diri ini menghadapi situasi semacam ini
*) semoga coretan ini berfungsi sebagai ingatan jarak jauh bagi otak sehingga saat dibutuhkan bisa digunakan untuk recall dan kejadian yang tidak seharusnya terjadi menjadi tidak terjadi
-- semoga kalian baik baik saja dan tidak sampai menghadapi hal begini --
-- sampai jumpa kalian --
masih di bulan November
sudah menginjak minggu ketiga di bulan ini
masih terasa sama kah hari hari yang dilalui?
atau sudah ada hal hal tidak terduga yang terjadi setiap mengawali hari?
jawaban untuk diri ini : -- masih belum ada perubahan yang signifikan --
(tenangkan diri dan berharap akan ada hal lain di hari esok, jika memang masih ada hari esok)
------------
tepat tiga hari yang lalu
pada pagi hari yang bisa dibilang tidak terlalu pagi
rasanya diri ini seperti bertemu dengan dementor
(jika kalian penikmat karya JK Rowling pasti akan paham)
pagi hari yang seharusnya menjadi pagi yang dipenuhi dengan semangat untuk memulai hari
tapi nyatanya 0 besar
satu kejadian yang merusak keseluruhan hari
dan efek samping kejadian tersebut tidak hanya sampai disitu
ternyata ...
pertemuan dengan dementor di pagi hari ini terbawa hingga sore sampai malam harinya
Damn !!!!!
rasanya hanya sumpah serapah yang mulut ini ingin keluarkan sepanjang hari itu
namun ternyata otak tidak menginginkan kerusakan yang lebih besar di hari itu
sehingga otak hanya memerintahkan mulut ini untuk tetap diam seribu bahasa
namun sayangnya otak tidak berhasil mengendalikan ekspresi muka
-- mendung, gelap, semburat petir berkelebat --
menyeramkan
hanya satu kata yang dapat menggambarkan kondisi pada saat itu hingga keesokan paginya
kecewa, putus asa, tidak bergairah, sulit percaya
beberapa "rasa" negatif yang cukup sering menghantui diri ini beberapa bulan kebelakang
ingin rasanya untuk membuangnya jauh jauh
namun ternyata hal tersebut tidak semudah mengedipkan kelopak mata
dan diperburuk dengan sapaan dementor
DUAAAARRRRRRR ......
kesulitan menghilangkannya sama sulitnya dengan menemukan harapan di hari esok
begitulah ---
di setiap pagi ketika mata ini pertama kali membuka dari tidur lelap semalam
rasanya harapan dan gairah menjalani hari tertinggal dalam mimpi semalam
entah mengapa mereka enggan sekali untuk memeriahkan hari hari diri ini
berkutat dengan hal yang sama dan ternyata "tidak diinginkan" oleh diri ini untuk dijalani, efek samping yang ditimbulkan begitu mengerikan
saat memutuskan untuk membuat sebuah jawaban atas kondisi yang mengharuskan "seperti ini"
diri ini dengan begitu gagah (walaupun tidak terlalu berani) mendoktrin agar tetap baik baik saja dan pastinya akan baik baik saja nantinya
namun kenyataannya, doktrin yang disampaikan pada waktu itu tidak begitu ampuh
apakah karena itu merupakan jawaban tanpa pilihan namun tidak ada waktu lagi untuk mengelak atau bahkan hanya sekedar berpikir
--entahlah--
beberapa pelajaran berharga dari serangkaian peristiwa tersebut adalah :
1. hindari atau jauhi pertemuan dengan hal yang bisa menjadi "dementor" di setiap pagi kalian
2. hindari sikap sok gagah dan berani dalam menjawab situasi yang mungkin tidak menguntungkan kalian entah sesaat setelah jawaban tersebut terlontar dan juga kehidupan setelahnya
3. tanam, pupuk dan pelihara harapan dan gairah yang positif untuk hari esok yang akan dilalui
4. hindari begitu dekat dengan segala "rasa" yang berbau negatif karena sekalinya dekat dengan mereka, kita pasti akan kesulitan untuk melepaskan jeratan dari pesona mereka
5. ketika serangan "dementor" menghampiri, segera kuasai diri dan perintahkan otak untuk tetap bersikap netral dan berusaha untuk tetap menjaga kekerenan diri ini dengan tidak menumpahkan segaala sumpah serapah dimanapun atau kepada siapapun bahkan apapun di sekitar kita
6. cintai diri ini sebagaimana seharusnya diri ini dicintai oleh pemiliknya entah dengan cara apapun
*) semoga hal hal itu bisa diterapkan ketika diri ini menghadapi situasi semacam ini
*) semoga coretan ini berfungsi sebagai ingatan jarak jauh bagi otak sehingga saat dibutuhkan bisa digunakan untuk recall dan kejadian yang tidak seharusnya terjadi menjadi tidak terjadi
-- semoga kalian baik baik saja dan tidak sampai menghadapi hal begini --
-- sampai jumpa kalian --
Komentar
Posting Komentar